Penyidik Kejati Bali Telusuri Kekayaan Tersangka Dugaan Korupsi Dana LPD Desa Adat Sangeh Rp 56 Miliar

- Selasa, 15 November 2022 | 15:45 WIB
Tersangka dugaan korupsi LPD Desa Adat Sangeh I Nyoman  Agus Ariadi  akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Bali (Humas Kejati Bali)
Tersangka dugaan korupsi LPD Desa Adat Sangeh I Nyoman Agus Ariadi akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Bali (Humas Kejati Bali)

DENPASAR - Tersangka kasus dugaan LPD Desa Adat Sangeh I Nyoman  Agus Ariadi  hadir memenuhi panggilan penyidik Kejati Bali dengan didampingi penasihat hukumnya. Dia bahkan langsung ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati Bali) di Rutan Kerobokan. 

Kasi Penerangan Hukum Kejati Bali A. Luga Harlianto menerangkan mantan Ketua LPD Sangeh tersebut  hadir dalam keadaan sehat  dan diperiksa oleh penyidik Kejati Bali dari pukul 09.00 WITA sampai dengan 12.00. Penyidik  mengajukan 15 (lima belas) pertanyaan.

Adapun pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik adalah seputar harta benda atau aset  milik tersangka. Penyidik menanyakan terkait aset-aset yang dimiliki oleh tersangka berupa tanah maupun kendaraan bermotor termasuk dari hasil penelusuran aset yang dilakukan penyidik.

Baca Juga: Selangkah Lebih Maju, ASEAN Perkuat Payment Connectivity Lintas Negara

“Tersangka AA hari ini telah memberikan keterangan sebagai tersangka.  Hal ini dalam rangka memulihkan keuangan negara dalam hal ini LPD sesuai dengan arahan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali kepada Penyidik untuk tidak hanya berorientasi kepada pidana badan tetapi juga melakukan langkah optimal untuk mengembalikan kerugian negara yang diakibatkan AA” 

Usai penyidik melakukan pemeriksaan,  tersangka langsung  ditahan selama 20 (dua Puluh) hari ke depan sejak hari ini dengan dititipkan di Rutan Kerobokan.  Selain itu, untuk mencegah Covid-19 Dokter Kejati Bali memeriksa kesehatan tersangka dan juga dites Antigen. 

“Penahanan yang dilakukan kepada Tersangka AA dalam tahap penyidikan ini dalam upaya penyelesaian rangkaian penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan keuangan pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Sangeh, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung”

Baca Juga: Link Download GTA Grand Theft Auto Vice City Update Versi 1.12

Selanjutnya Penyidik akan meminta keterangan ahli sehubungan dengan hasil audit penghitungan kerugian negara dari Inspektorat Kabupaten Badung dimana dari hasil penghitungan kerugian negara, ditemukan kerugian negara dalam hal ini LPD Sangeh yaitu Rp. 56.786.672.924,- (lima puluh enam miliar tujuh ratus delapan puluh enam juta enam ratus tujuh puluh dua ribu Sembilan ratus dua puluh empat rupiah). 

Halaman:

Editor: Muhammad R.

Sumber: Bali Suara Merdeka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X