Rekonstruksi Kasus Suami Aniaya Istri di Buleleng: Hajar Istri Dalam Kondisi Tak Berdaya hingga Tewas

- Minggu, 20 November 2022 | 06:30 WIB
Tersangka Ardika saat rekonstruksi di unit PPA Polres Buleleng dalam kasus suami bunuh istri (Humas Polres Buleleng)
Tersangka Ardika saat rekonstruksi di unit PPA Polres Buleleng dalam kasus suami bunuh istri (Humas Polres Buleleng)

BALI SUARA MERDEKA – Unit reskrim Polres Buleleng akhirnya melakukan proses rekonstruksi terhadap kasus pembunuhan di Desa Tirtasari, Kecamatan Banjar. Tersangka Putu Ardika, 41, dihadirkan untuk menjalani proses tersebut.

Rekonstruksi itu dilangsungkan di Ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Buleleng. Polisi sengaja melakukan rekonstruksi di lokasi tersebut, dengan sejumlah pertimbangan. Salah satunya mencegah trauma dari pihak keluarga.

Dalam proses rekonstruksi itu, tersangka Putu Ardika diminta memperagakan adegan saat ia bertengkar dengan istrinya, Luh Suteni, 40. Mulai dari proses adu mulut, hingga saat tersangka menghabisi nyawa istrinya.

Baca Juga: Banjir Pujian, Park Jihoon Bikin Penonton Bangga dalam Aktingnya di Drama Weak Hero Class 1

Total ada 19 adegan yang dilakukan oleh tersangka.  Adegan kekerasan sendiri, terjadi mulai dari adegan ke-7 dan adegan ke-17. Mulai dari tersangka membekap istrinya, memukul kepalanya menggunakan alu kayu, serta saat tersangka menggorok leher istrinya.

Dalam proses rekonstruksi terungkap bahwa tersangka tak puas menghabisi nyawa istrinya hanya dengan membekap mulut dan hidungnya saja. Saat istrinya dalam kondisi tak berdaya karena kehabisan nafas, tersangka masih belum puas. Ia mengambil sebatang alat penumbuk padi, dan mengayungkan batang kayu itu ke arah kepala istrinya sebanyak tiga kali.

Diduga saat itu kondisi korban sudah tidak bernyawa. Namun tersangka masih belum puas. Dia masih melakukan tindakan kekerasan lain, yakni menggorok leher istrinya hingga sang istri bersimbah darah.

Baca Juga: Ishq Mein Marjawan 2: Anupriya TEGANG, Penyamarannya Akan Terbongkar Oleh Riddhima 'Berhenti'

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya mengatakan, pihaknya sengaja melakukan rekonstruksi untuk mencari tahu peristiwa yang sebenarnya terjadi. “Kami ingin mencari kesesuaian keterangan dengan berita acara yang disampaikan tersangka pada penyidik, lewat rekonstruksi yang ada,” kata Sumarjaya.

Halaman:

Editor: Muhammad R.

Sumber: Bali Suara Merdeka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X